Ketika menyaksikan seorang yang masyaAllah oleh karena lantunan Qurannya. Disaat yang bersamaan pula menyaksikan seorang yang masyaAllah dengan ilmunya.
Menjadikan pikiran berimajinasi " Sepertinya si A cocok dengan si B", "mereka -sekufu-," benakku
Mereka yang masyaAllah masyaAllah itu....
Hingga sampailah pada kesadaran " Aku, apa? "
Tidak ada komentar:
Posting Komentar