Sabtu, 27 Juli 2013

Halte Sebentar




dua tiga kali sudah kukatakan,

tidak akan lama, sebentar saja,

kendaraan pasti akan berjalan lagi,

tak bolehlah terlalu lama kau berleha meluruskan kaki,

merentangkan tangan, lantas berseru amboi nikmatnya,

ini hanya halte sebentar, atau sejenis rest area saja

jangan tertipu dengan kerlip lampunya,

apalagi dengan penjaja makanan dan minuman,

pedagang souvenir, foto-foto, update status, tidak perlu

maju, maju, maju,

bus di belakang sudah mendekat,

bus di depan sudah hilang di kelokan depan,

semua bergerak maju, mendesak atau terdesak,

tidak usah mengisi perut penuh-penuh,

tidak usah membawa bekal dunia berlimpah,

tidak perlu belerbihan dalam segala urusan,

ini hanya halte sebentar,

kita semua pasti dan sedang menuju mudik yg lebih hakiki,

pulang pada Pemberi Kehidupan,

dan sungguh tidak ada lagi tiket pulang-pergi

-Tere Liye-



Tidak ada komentar:

Posting Komentar